Antusias Sekolah Dampingan SLI mengikuti Pelatihan Metode Uswah di Kota Semarang

Antusias Sekolah Dampingan SLI mengikuti Pelatihan Metode Uswah di Kota Semarang

Kota Semarang – Kamis, 09 Januari 2020 Pelatihan Metode Uswah dilaksanakan di SDN Bulusan Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Kegiatan berlangsung pukul 08.20 hingga 15.10 WIB. Peserta yang hadir adalah Kepala Sekolah/Madrasah dampingan Sekolah Literasi Indonesia (SLI) yang berjumlah 12 orang. Pelatihan ini bertujuan memperkenalkan kepada Kepala Sekolah/Madrasah mengenai cara mengukur peforma sekolah secara efektif. Pemateri pada Pelatihan Metode Uswah ini adalah KAWAN Putri dengan ditemani dua orang fasilitator yaitu KAWAN Husni dan KAWAN Yuyun.

“Tidak semua Kepala Sekolah tahu bagaimana cara meningkatkan peforma sekolah”. Semua peserta menanggapi kebenaran dari pernyataan itu.

“Oleh sebab itu, sangatlah penting pelatihan Metode Uswah ini diberikan untuk para Kepala Sekolah/Madrasah” kata KAWAN Putri.

Pelatihan ini di awali dengan memperkenalkan 3 lingkup Metode Uswah kepada para peserta meliputi Kepemimpinan Sekolah, Sistem Pembelajaran dan Budaya Sekolah. Di sesi pertama, pemateri menjelaskan beberapa kriteria yang terkandung dalam Kepemimpinan Sekolah. Para peserta dibagi menjadi tiga kelompok.

Kelompok 1 terdiri dari Bapak Kusnandar (SDN Rowosari 02, Bapak Suwito (SDN Bulusan), Ibu Uyek Sumiyatun (MI Baiturrahim), dan Ibu Maskhanah (MI Addaenurriyah).

Kelompok 2 terdiri dari Bapak Saefudin (MI Mangunharjo), Bapak Istolik Makmun (MI Husnul Khatimah), Ibu Fine Lina Artanti (SDN Sambiroto 03), dan Bapak Widiyanto (SDN Tandang 04).

Kelompok 3 terdiri Bapak Moh.Jamil (MI Miftahul Ulum 01), Bapak Sobirin (MI Miftahul Ulum 02), Ibu Ida Karima (SDN Kramas), dan Ibu Katwati (SDN Mangunharjo).

Kemudian masing-masing kelompok mendiskusikan pun mengklasifikasikan beberapa indikator yang termasuk ke dalam kriteria Kepemimpinan Sekolah. Pada sesi ini, kelompok 3 mendapatkan skor tertinggi karena berhasil mengklasifikasikan indikator dengan jumlah benar yang terbanyak.

Antusias Sekolah Dampingan SLI mengikuti Pelatihan Metode Uswah di Kota Semarang

Sesi kedua, pemateri menjelaskan mengenai kriteria yang terkandung dalam Sistem Pembelajaran. Kemudian mendiskusikan kembali dan mengklasifikasikan beberapa indikator yang termasuk dalam kriteria Sistem Pembelajaran. Sedikit berbeda dengan sesi pertama, di sesi kedua ini para peserta memberikan tanggapan terhadap kelompok lain mengenai indikator-indikator yang telah di diskusikan. Pada sesi ini, kelompok 3 masih memimpin karena berhasil mengklasifikasikan indikator dengan jumlah benar yang terbanyak.

Sama hal nya dengan sesi pertama dan kedua, pemateri menjelaskan mengenai kriteria yang terkandung dalam Budaya Sekolah lalu peserta mendiskusikan dan mengklasifikasikan indikator yang termasuk dalam kriteria Budaya Sekolah. Pada sesi ketiga ini, diskusi semakin menarik ketika banyak pertanyaan yang diberikan oleh para peserta pelatihan. Di sesi ini, kelompok 2 berhasil mengklasifikasikan indikator dengan jumlah benar yang terbanyak.

Setelah semua lingkup di sampaikan, masing-masing peserta menyusun indikator dari setiap kriteria Metode Uswah ke dalam kertas karton. Kemudian, peserta memberikan penjelasan dari tiap-tiap indikator tersebut dengan se-kreatif mungkin. Setelah semua selesai, masing-masing peserta mempresentasikan hasil karya yang telah dibuat di depan para peserta lainnya dan ditanggapi.

Antusias Sekolah Dampingan SLI mengikuti Pelatihan Metode Uswah di Kota Semarang

Sebelum pelatihan ini diakhiri, para Kepala Sekolah dan Madrasah diberikan pengarahan mengenai pengukuran yang akan dilakukan di masing-masing sekolah dengan cara sistem silang. Kemudian diumumkan juara kalkulasi dari tiga sesi. Juara 1 dengan skor 2500 diraih oleh kelompok 3. Juara 2 dengan skor 1600 diraih oleh kelompok 2. Juara 3 dengan skor 700 diraih oleh kelompok 1.

“Terima kasih mbak-mbak KAWAN SLI, saya menjadi lebih semangat ilmunya ini sangat bermanfaat.” Kata Ibu Katwati (SDN Mangunharjo)

“Pelatihan Metode Uswah ini insyaAllah dapat membantu madrasah kami menjadi lebih berkualitas.” Kata Bapak Sobirin (MI Miftahul Ulum 02)

Semua peserta memberikan tanggapan positif terhadap pelatihan Metode Uswah yang dilaksanakan di Kota Semarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *