Beasiswa Inspiratif Mengantar Nur Prayogo ke Gerbang Kelulusan

Melalui Beasiswa Inspiratif Akhirnya Nur Prayogo Lulus

“Alhamdulillah, akhirnya anak saya Nur Prayogo dapat menyelesaikan sekolahnya dengan membawa piagam juara tiga dari seluruh angkatan mbak di SMK Ash-Shodiqiyah. Terima kasih Dompet Dhuafa atas bantuannya, mungkin tanpa bantuan dari Dompet Dhuafa anak saya sudah lama putus sekolah” Ujar Hariyanti (45), Ibunda dari Nur Prayogo saat staf Dompet Dhuafa Jateng menyambangi rumah kontrakan beliau.

Nur Prayogo (18) merupakan anak yatim yang sudah dua tahun menjadi penerima manfaat dari Beasiswa Inpiratif Dompet Dhuafa Jateng.
Biaya pendidikan Nur Paryogo yang tidak sedikit, sangat membebani Hariyanti, seorang janda yang hanya bekerja serabutan dan sering berpindah-pindah kontrakan karena sering tak kuat membayar sewa rumah. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan dia dan anaknya, beberapa tahun yang lalu Ibu Hariyanti mengadu nasib di pulau Kalimantan sebagai buruh Kelapa Sawit. Tapi karena nasibnya tak kunjung membaik , beliau memutuskan kembali dari tanah perantauan.

Hariyanti sangat bersyukur memiliki anak seperti Nur Prayogo yang tak banyak mengeluh dan menuntutnya walau keadaan mereka serba kekurangan. Bahkan Nur Prayogo berinisiatif mencari penghasilan tambahan untuk kebutuhan keluarganya dengan berjualan hewan penyu.

Walau harus mencari tambahan uang untuk keluarga, Nur Prayogo tidak lupa dengan pendidikanya, terbukti setiap semester dia selalu menempati peringkat 10 dari angkatannya. Bahkan saat kelas 3 semester satu kemarin, Nur Prayogo meraih peringkat pertama dari angkatannya.

“Saya ingin ibu tidak usah bekerja serabutan dan tidak pusing memikirkan tempat tinggal, biar saya saja yang sekarang gantian untuk bekerja dan menyenangkan ibu” Ujar Nur Prayogo

Alhamdulillah, berkat ketekunan dan keuletannya dalam berusaha, Nur Prayogo sudah dapat pekerjaan di salah satu perusahaan di Kota Semarang usai kelulusannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *