Daging Kambing bikin Darah Tinggi?

Daging Kambing bikin Darah Tinggi?

Pada musim Idul Adha di era kemajuan teknologi seperti saat ini, dengan cepat tersebar kabar berisi peringatan agar mengonsumsi daging, terutama daging kambing. Konon, daging kambing dapat menimbulkan penyakit atau membuat beberapa penyakit kambuh dan tambah parah. Benarkah hal ini?

Mungkin informasi berikut ini bisa menjadi jawabannya:

1. Cara pengolahan daging yang tidak sehat, misalnya memakai bumbu dan minyak yang berlebihan, terlalu lama diolah sehingga vitamin dan kandungan mineralnya hilang

2. Berlebihan dalam mengonsumsi daging, misal saat “pesta daging”. Dalam kedokteran Barat modern dikenal ungkapan “All subtances are poison. There is none that is not poison, the right dose and indicaon deferenate a poison and a remedy. (Semua zat berpotensi menjadi racun. Tidak ada yang dak berpotensi menjadi racun. Dosis dan indikasi yang tepatlah yang membedakannya apakah ia obat atau racun.)” (Toksikologi hal. 4, Bag. Farmakologi dan Toksikologi UGM, 2006). .
.
3. Pola hidup di zaman sekarang yang sudah tidak lagi sehat. Banyaknya konsumsi makanan instan dan berlemak, kurang olah raga, stress berlebih, serta kurang israhat. Sehingga akan semakin meningkatkan resiko penyakit. Maka solusinya adalah kita berusaha menjaga pola hidup sehat, menjauhi perilaku berlebihan, serta berusaha meluruskan pandangan kaum muslimin bahwa pada kambing terdapat berkah, sehingga asumsi bahwa daging kambing berbahaya bagi kesehatan secara total adalah asumsi yang keliru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *