Dari Gigi untuk Lombok Bangkit

Dari Gigi Untuk Lombok

Tragedi gempa beruturut-turut yang meluluhlantahkan Lombok, turut menyibakkan permasalahan-permasalahan kesehatan. Hal itu disebabkan karena lumpuhnya pelbagai fasilitas-fasilitas kesehatan. Hampir seluruh WC warga rusak, air bersih bermasalah, hingga puskesmas runtuh. Kelumpuhan itu menyebabkan merebaknya penyakit-penyakit terkait sanitasi dan hygiene. Juga turut diikuti dengan tidak aktifnya poliklinik gigi dan mulut. Korban terbesar dari permasalahan sanitasi dan hygiene ini adalah anak-anak.

Merebaknya kasus ini, membuat Tim Lombok Recovery bersama PDGI Cabang Mataram berinisiatif menggalakkan promosi dan preventif kesehatan berbasis sekolah, sekaligus menyambut Bulan Kesehatan Gigi Nasional yang dicanangkan di September ini. Kegiatan ini akan dilaksanakan dari 21-30 September 2018 di sekolah-sekolah darurat dan SD-SD yang di bawah naungan Puskesmas Tanjung.

Kegiatan pertama, Jumat pagi (21/9) telah dilaksanakan di SD 1 Sokong dan MI Tarbiyatul Islamiyah Medana.

Kegiatan yang bertema “Dari Gigi, Lombok Bangkit” ini adalah upaya untuk memulihkan kesehatan gigi dan mulut, serta sanitasi para penyintas gempa. Hal itu disampaikan oleh Ketua PDGI Cabang Mataram, drg. Zuhri Kurniawan.

“Delapan puskesmas dan satu rumah sakit rusak, utamanya poliklinik gigi dan mulut. Apalagi di pengungsian susah air, menyikat gigi pastilah sulit,” tuturnya.

General Manajer Divisi Kesehatan, dr. Rosita Rivai menuturkan, kegiatan ini terdiri dari penyuluhan PHBS dan kesehatan gigi mulut juga pemeriksaan gigi dan mulut anak-anak sekolah tersebut.

Selain itu, dia menambahkan bahwa kegiatan ini melibatkan seluruh relawan-relawan Dompet Dhuafa dari kesehatan, pendidikan, hingga bantuan psikologi.

“Harapannya, kegiatan ini bisa memacu perbaikan perangkat-perangkat kesehatan. Apalagi di setiap bencana, kecenderungan prilaku tidak sehat pengungsi umum terjadi,” lanjut Rosita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *