LKC Gelar Pelatihan Pcychological Fist Aid

LKC Gelar Pelatihan Pcychological Fist Aid

PURWOKERTO – Pengetahuan dan kemampuan Bantuan Psikologi Awal atau Psychological First Aid (PFA) bagi relawan dan tim Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa Jateng sudah menjadi suatu keharusan dalam layanan psikososial sebagai lembaga filantropi. Peran startegis amil dan relawan dalam menghadapi permasalahan mustahik maupun peran dalam upaya dukungan situasi krisis maupun kebencanaan, LKC Dompet Dhuafa Jateng bersama Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) wilayah Barlingmascakeb, mengadakan workshop Psychological First Aid (PFA) untuk amil dan relawan pada Ahad (06/01). Bertempat di Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Kab. Banyumas, Jawa Tengah pelatihan ini dikuti oleh puluhan peserta, amil dan relawan.

Sebagai organisasi profesi, HIMPSI merupakan wadah berhimpunnya profesional Psikologi (Sarjana Psikologi, Magister Psikologi, Doktor Psikologi dan Psikolog) kegiatan ini bagian dari pengabdian masyarakat sebagai organisasi profesi, ungkap Ratih Winanti, M.H.Kes, Psi.

Direktur LKC DD Jateng, Titi Ngudiati bersyukur lembaganya bisa berkolaborasi dalam pelatihan ini mengingat peran LKC selama ini selain sebagai jejaring Dompet Dhuafa dalam bidang kesehatan, mewadahi juga rekan-rekan relawan dari berbagai daerah di Banyumas Raya yang tergabung dalam DDV. Selain sebagai apresiasi kepada relawan yang selama ini menjadi bagian dalam keberhasilan program-program Dompet Dhuafa.

Bagi para pegiat kemanusiaan, harapannya para amil memiliki kemampuan dasar untuk melakukan sesuatu yang sederhana namun membuat keadaan diri penyintas menjadi lebih baik, sehingga mencegah terjadinya masalah psikologis serius. Bagi para relawan yang selama ini menjadi bagian penting dan tidak terpisahkan dari aktivitas program Dompet Dhuafa, ini adalah bagian dari apresiasi lembaga atas kontribusinya selama ini. Harapannya kedepan, peran relawan dapat lebih optimal dengan skill yang terlatih.

Gones Saptowati, S.Psi, MA, psikolog yang sehari-hari berdinas di RSUD Banjarnegara, merupakan aktivis kemanusiaan yang sering terjun dalam kebencanaan baik daerah maupun nasional. Aktivitas psikososial bisa dilakukan oleh orang umum yang pernah terpapar pelatihan dasar. Pelatihan tidak hanya berisikan materi, namun juga praktik secara langsung secara berkelompok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *