Menebar Harapan menyambung Kehidupan

20170510_140641
Kehidupan layak seakan belum berpihak pada keluarga Toro (45) dan Kusminah (36. Kedunaya warga Mersi, kec Purwokerto Timur, Kab Banyumas. Sejak lima tahun lalu, ujian demi ujian mendera mereka. Ny Kusminah didiagnosa TBC (tubercolosis) sehingga tubuhnya hampir habis hanya menyisakan tulang belaka. Sementara suaminya yang sehari-hari sebagai pengayuh becak, pontang panting. Walau suadah BPJS gratis, tetap saja sisi hidupnya yang lain terganggu, karena fokus mereka adalah menyembuhkan sakit sang istri.
Pun dengan kedua anak-anak mereka, harus putus sekolah karena harus membantu mencari nafkah untuk makan sehari-hari. Beruntung, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa membantu keluarga kecil ini untuk segera ke RS di Kab Cilacap, sebuah RS khusus penderita TBC. Sebelumnya, angan-angan untuk bisa merobat jauh dari harapan karena faktor transportasi dan biaya untuk yang menunggu. Dengan gotong royong dari para relawan dan juga kader TB Kel Mersi, Ny. Kusminah pun sudah lebih baik, hanya tinggal perawatan jalan. Saat ini Toro dan keluarga kecilnya harus perlahan bangkit dari keterpurukan, agar ekonomi dan pendidikan anak-anak kembali bisa berjalan.
Lain keluarga Toro, cerita pilu juga datang dari keluarga Hadi Suyatno (36) dari Dusun Karanganyar, Kec. Wanareja Kab. Cilacap. Lelaki yang harusnya masih produktif bekerja ini menderita Kusta. Kusta yang diderita menyebakan tubuhnya lemah, daya tahan tubuh menurun. Karena kusta juga, Hadi bingung harus berobat kemana. Untung bagi Hadi, relawan bergerak cepat. Akhinya dengan semangat gotong royong, Hadi pun diantar menuju Purwokerto oleh relawan dan akhinya dibawa ke Jepara menggunakan ambulance LKC DD Purwokerto. Hampir 13 jam perjalanan mengantar Hadi, tujuannya RS Kusta Donorejo Jepara. Satu dari RS Khusus kusta yang ada di Jawa Tengah. Letaknya berada di pedesaan jauh masuk. Dari kota jepara saja memakan waktu 3 jam perjalanan. Hadi pun dirawat dengan biaya sepenuhnya dari pemerintah.

18425456_1980191395542231_354551497842981908_n
Kesehatan masih menjadi maslaah yang belum tuntas di negeri ini. Pun pemerintah dengan berbagai upaya sudah membuat regulasi untuk dapat melayani permasalahan kesehatan warga, yang miskin terutama. Namun upaya ini tentunya belum bisa merata dirasakan oleh semua warga miskin. Peran NGO seperti Dompet Dhuafa tentunya dapat menambal sulam (walau juga belum bisa optimal) kebutuhan warga akan kesehatan.
Menjadi sehat adalah keharusan untuk semua orang. Dengan sehat, apapun dapat diperbuat, mencari nafkah, belajar dan banyak hal lainnya. Kita atau siapapun dapat menjadi bagian dunia dalam menyehatkan masyrakar miskin. Kita siapapun dapat menjadi bagian warga miskin untuk meningkatkan derajat kesehatannya melalui program-program kesehatan Dompet Dhuafa. Klinik gratis, layanan mabulance gratis, bantuan BPJS, bantuan alat bantu dengar dan program kesehatan lainnya di danai dari dana Zakat, infak dan sedekah Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *