Mengapa Nabi Ibrahim diberi Ujian Kurban?

kurban sesuai dengan kadar iman
Hari Idul Adha selain berhubungan dengan ibadah haji di Tanah Suci, umat Islam juga memaknainya sebagai peringatan kisah Nabi Ibrahim AS yang mematuhi perintah Allah SWT untuk mengorbankan putranya Nabi Ismail AS. Hampir semua, terutama umat Islam, sudah mengetahui kisah pengorbanan tersebut yang akhirnya qurban tersebut diganti oleh Allah menjadi penyembelihan seekor domba/kibas.

Pengorbanan Nabi Ibrahim tersebut tentunya merupakan pesan bagi seluruh umat agar meneladani sikap patuh, taat dan taqwa seorang hamba Allah terhadap penciptanya. Di mana Nabi Ibrahim diberi ujian oleh Allah sebegitu beratnya, namun keteguhan imannya terhadap Allah SWT tidak goyah sedikitpun. Sampai di sini kita semua sudah dapat hikmahnya, namun pertanyaannya, mengapa Nabi Ibrahim menerima ujian yang sangat berat? Apa yang membuat ujian tersebut diberikan kepada beliau?

Seperti yang dinyatakan dalam QS. As-Shoffat ayat 102 yang artinya:

Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!”. Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; Insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.

Itulah ternyata awal mula Nabi Ibrahim akhirnya mendapat ujian yang sangat berat. Bahkan ketika hendak mulai pelaksanaannya pun Nabi Ibrahim, sang istri Siti Hajar, dan putra mereka yang akan dijadikan kurban Nabi Ismail, masih juga mendapat godaan dari iblis yang meminta mereka untuk membatalkan niatnya. Hingga mereka melempari iblis dengan batu hingga lari terbirit-birit. Inilah yang kemudian menjadi salah satu rangkaian ibadah haji melempar jumroh di Mina.

Sahabat, jika Nabi Ibrahim saja mendapat ujian untuk mengurbankan anaknya sendiri yang sudah Ia idam-idamkan, bagaimana dengan kita? masihkah berat bagi kita untuk berkurban? masihkah kita mudah membeli barang yang mahal yang hanya mengikuti trend semata? padahal itu tidak kita bawa ketika Allah sudah memanggil.

Selagi masih ada kesempatan, mari ikuti pengorbanan Nabi Ibrahim dengan menyembelih hewan di Idul Adha kali ini, karena pahalanya akan sampai kelak di akhirat, setiap tetesan darah yang keluar serta bulu yang rontok akan menjadi saksi baik kelak dihadapan Allah SWT.

#JanganTakutBerkurban

Informasi dan Layanan Jemput Kurban 0815 7798 783

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *