Pada Ibu Istimewa, Allah Titipkan Anak Istimewa

Ibu

Melihat kehidupan dua anak istimewa seperti Nadhira (3) dan Ibra (6) penderita Cerebral Palsy (CP) dan Microsefalus tak lepas dari peran hebat orang tuanya. Tak putus ikhtiar demi perkembangan anak-anak mereka.

Ibu hebat itu adalah Yuliati (38), ibu dari Ibra, anak bungsu yang seharusnya sudah berlari-lari seperti anak seusianya. Namun, akibat kegagalan pertumbuhan otak, Ibra menjadi sangat bergantung pada Ibunya.

Siklus hidupnya ada pada tangan Ibunya, makan, minum, mandi dan aktivitas lainnya. Setiap pekan Yuliati pun tak pernah absen berikhtiar fisioterapi di RS Margono.

Hal yang sama dialami oleh Nadhira, gadis kecil ini menderita cerebral palsy. Kelumpuhan otak yang diderita sejak bayi, tak menyurutkan harapan dari Siti Rokhimah (38) akan kesembuhan putri semata wayangnya. Berbagai ikhtiar, dari medis sampai pengobatan alternatif sudah dilakoninya.

Setiap pekan, Yuliati dan Siti Rokhimah bersama mengantar anak-anak mereka ke poli fisioterapi RS Margono. Dengan difasiitasi dan di damping oleh Dompet Dhuafa, keduanya rutin menjalani fisioterapi pekanan dan juga kontrol bulanan.

Seperti hari ini, Selasa, (20/12) menjalani rutinitas yang sama, mengantar anak-anak yang Allah titipkan dalam keadaan istimewa itu, tanpa wajah putus asa. Tidak ada gurat lelah, atau frustasi pada wajah keduanya menjalani aktivitas yang itu-itu saja.

Dipeluk dengan eratnya, anak-anak yang diam dalam gendongan mereka, anak-anak yang hanya berkomunikasi melalui kontak mata tanpa mampu berucap, tanpa mampu berkata. Sorot mata keduanya mewakili rasa terimakasih dan bangga tak terkira pada keduanya.

Selamat hari ibu.

#TerimakasihIbu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *