Pengukuhan 46 BMT sebagai Mitra Pengelola Zakat DD Jateng

MPZ-BMT-DDJateng
Semarang – Rabu (9/8) bertempat di Hotel Candi Semarang 46 BMT dari berbagai wilayah di Semarang dikukuhkan sebagai mitra pengelola zakat DD Jateng. Selain Pimpinan Cabang hadir pula GM Pengembangan Jaringan Dompet Dhuafa Romi Ardiansyah.

BMT yang tergabung sebagai MPZ DD Jateng yaitu; BMT Yaummi Maziyah Assa’adah, BMT AL AMIN GOMBONG, BMT Al Husna, BMT Surya Utama, BMT Amanah Usaha Mulia, BMT Eka Mandiri, BMT Al Husna, BMT KARISMA,BMT Nururrohmah Al Barokah, BMT Fosilatama, BMT AN NUUR PURWOREJO, BMT An Nuur, BMT El Mentari, BMT BUANA MAS, BMT ‘Aisyiyah, BMT Bismillah, BMT Husnul Faizah,BMT Amanah Indonesia, BMT Darul Amwaal Barokatul Adzkia, BMT ARMA, BMT Bina Insani, BMT AMANAH UMMAH, BMT Republika Mitra Amanah, BMT Mentari Umat Wangon, BMT TUMANG, BMT BINA MASYARAKAT,BMT Hudatama, BMT Dana Mentari Muhammadiyah, BMT Umat Sejahtera Mulia, BMT Al Mujahidin, BMT Bahtera, BMT Bina Muamalat Walisongo, BMT MELATI, BMT TAMZIS BINA UTAMA, BMT Bersama Surya Mandiri,BMT Marhamah, BMT Berkah Mandiri, BMT Al Huda, BMT Mitra Dana Syariah, BMT Safinah, BMT Dinar Barokah, BMT Bina Niaga Utama, BMT Bina Insan Mulia, BMT PALUR, BMT Al Khalim, BMT Muamalat, Yayasan Ulul Albab.

Semua BMT yang telah resmi menjadi Mitra Pengelola Zakat (MPZ) secara legal dapat menghimpun dana zakat masyarakat. Selain itu sebagai MPZ BMT dan DD Jateng juga memiliki program bersama sebagai salah satu wujud kerjasama antara BMT dan Dompet Dhuafa. Program pemberdayaan yang telah direncanakan adalah Kebun Sayur Asparagus di Wonosobo.

“Bersama BMT yang sudah menjadi MPZ DD Jateng, kita memiliki rencana membuat Kebun Sayur di Wonosobo. Menjadikan Wonosobo sebagai salah satu tempat karena di sana permintaan akan sayur asparagus tinggi, namun belum bisa dipenuhi. Maka dari situ tercetuslah ide tersebut”, tutur Wahyu Setiawan Manajer Program DD Jateng.

Selesai acara pengukuhan, dilanjutkan diskusi bersama di aula BMT Bina Muamalat Walisongo. Dalam diskusi tersebut beberapa BMT mengajukan pertanyaan bagaimana DD Jateng mengelola program pemberdayaan dari dana zakat.

Dompet Dhuafa sebagai salah satu lembaga yang telah memiliki ijin legal memiliki MPZ di seluruh wilayah di Indonesia. Di Jawa Tengah sendiri merupakan jumlah MPZ terbesar dibandingkan cabang Dompet Dhuafa lainnya di Indonesia. Salah satu alasannya selain kerjasama yang sering terjadi antara DD Jateng dan BMT juga kesadaran BMT akan legalitas sebagai penghimpun dana zakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *