Seni, kepedulian, Perasaan, Dan Karya !

Kepedulian
Menurut Herbert Read dalam bukunya The Meaning of Art (1959) menjelaskan bahwa “seni merupakan usaha manusia dalam menciptakan karya seni yang bersifat menyenangkan berdasarkan kepekaan perasaan dan kemampuan dalam menyatukan berbagai unsur seni untuk menciptakan keharmonisan sebagai hasil akhir dari proses penciptaan karya seni.

Menurut Herbert Read, seni haruslah diawali dengan anggapan bahwa manusia memberi reaksi terhadap unsur garis, bidang, ruang, dan sifat permukaan benda/tekstur. Ini kemudian dilanjutkan dengan kemampuan menciptakan komposisi yang selaras dari penataan bentuk yang akhirnya dapat menimbulkan perasaan senang pada diri manusia dan memungkinkan kemampuan menangkap makna komposisi dari setiap unsur seni rupa. Hal tersebut karena setiap manusia memiliki kepekaan akan rasa keindahan/sense of beauty.

Menurut Suzanne K. Langer melalui bukunya yang berjudul Principle of Art (1974) menyatakan seni sebagai simbol perasaan. Seni merupakan kreasi dari bentuk simbol perasaan manusia yang mengalami tranformasi bersifat universal dari pengalaman bukan merupakan pikiran semata.

Menurut Ki Hajar Dewantara seni adalah indah, menurutnya seni adalah segala perbuatan manusia yang timbul dan hidup perasaannya dan bersifat indah hingga dapat menggerakkan jiwa perasaan manusia lainnya, selanjutnya dikatakan oleh Akhdiat K. Mihardja; seni adalah kegiatan manusia yang merefleksikan kenyataan dalam sesuatu karya, yang berkat bentuk dan isinya mempunyai daya untuk membangkitkan pengalaman tertentu dalam alam rohani si penerimanya (Sri Hermawati D. A. dkk,2008;10).

Dengan memahami makna seni, seseorang dapat memahami konsep sebagai gagasan dalam proses penciptaan karya seni berdasarkan kepekaan estetika dan didukung dengan penggunaan media maupun penggarapan teknik. Pada akhirnya terciptalah karya seni yang diharapkan.

Wickelmann (1717-1767) berpendapat bahwa kaidah hukum dan tujuan dari hal-hal yang berkaitan dengan seni adalah keindahan semata. Keindahan terpisah dari kebaikan. Selanjutnya, ia membagi seni menjadi tiga bagian, yaitu sebagai berikut.

Keindahan bentuk. Keindahan gagasan/konsep berkarya. Keindahan ekspresi.

Adapun pengertian seni dan keindahan adalah sebagai berikut. Seni adalah hal yang menyangkut hasil karya/benda artefak seni. Keindahan adalah hal yang menyangkut nilai/value dari karya seni/artefak seni.

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa seni merupakan sebuah proses kreatif untuk menciptakan sesuatu dari hasil pengalaman, pengetahuan & perasaan manusia. Sedangkan hasil proses tersebut dinamakan karya seni/artefak seni yang darinya dapat ditangkap beberapa unsur keindahan sesuai dengan kemampuan masing-masing individu dalam menilainya.

Berkaryalah! Hakikatnya semua manusia normal memiliki pengalaman, pengetahuan & perasaan sehingga kita semua berkesempatan untuk menciptakan karya- karya! seni Dan seni sesuai dengan kemampuan yang kita miliki. Jadi jika kita telah memiliki kesempatan maka tinggal kemauan yang kita perlukan. Apakah kita mau berkarya? Jawabannya ada pada diri kita masing-masing.

Jika kita seorang pemula tentu hasilnya pun biasa-biasa saja. Tapi jangan lekas menyerah. Untuk memperoleh hasil yang berkualitas tentu membutuhkan belajar & latihan. Begitulah manusia pada umumnya tidak Ada yang instan di muka Bumi ini, Maka teruslah belajar & berlatih untuk berkarya Dan melakukan Produksi-produksi Karya monumental hingga menghasilkan karya seni yang berkualitas Dan prestigious, Berusahalah Terus menerus maka Tuhan yang akan menentukan!

WhatsApp Image 2018-08-21 at 11.33.42

Ditulis Oleh: Ahmad Zia Khakim, S.H

 (Cops Dai Dompet Dhuafa Jawa Tengah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *