SISIR PELOSOK KEBUMEN, RELAWAN DD SALURKAN LOGISTIK UNTUK KORBAN BANJIR KEBUMEN

SISIR PELOSOK KEBUMEN, RELAWAN DD SALURKAN LOGISTIK  UNTUK KORBAN BANJIR KEBUMEN
KEBUMEN, JAWA TENGAH — Masuk lima hari masa bencana banjir yang terjadi di wilayah Kebumen, Jawa Tengah. Dompet Dhuafa bersama tim relawan terus mengupayakan pendistribusian logistik ke wilayah-wilayah pelosok bencana sejak Ahad (20/1). Sebanyak 250 paket logistik bahan makanan pokok terdistribusikan ke Desa Madurejo, dan Desa Sidodadi Kecamatan Puring.

Pendistribusian logistik tidak berjalan dengan mudah, karena akses jalan menuju lokasi masih terendam air dengan ketinggian sepinggang orang dewasa. Sehingga tim dan relawan harus menggunakan perahu karet untuk mengangkut logistik tersebut. Hal ini menyebabkan proses distribusi bantuan logistik membutuhkan waktu lebih lama karena harus secara bertahap. Dusun Bulusari ada ratusan kepala keluarga yang menjadi korban. Sebagian bertahan dirumah karena selama banjir berlangsung.

Wilayah ini adalah salah satu yang oaling parah karena ketinggian air mencapai 1-2 meter, sehingga akses jalan putus total sejak Rabu (16/1). Wargapun bertahan dengan logistik seadanya.

“Walau banjir sudah mulai surut, sebagian tempat masih terisolir karena akses jalan yang masih tergenang cukup tinggi, yaitu Desa Madurejo dan Sidomulyo, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Dompet Dhuafa Jawa Tengah sudah mendirikan dapur umum sejak Kamis (17/1) untuk pemenuhan pangan sekitar 1000 jiwa di pengungsian serta penduduk yang masih terisolir banjir di Wilayah Kecamatan Puring”, ucap drg. Imam Rulyawan MARS., Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi.

Hingga kini (Senin, 21/01) sejak banjir terjadi, terdapat 145 kepala keluarga yang tinggal di Dusun Bulusari, Desa Madurejo, Kecamatan Puring masih terisolir akibat akses jalan utama yang masih terendam air cukup tinggi. Sejumlah warga juga sudah pulang dari pengungsian karena sebagian wilayah sudah mulai surut. Dalam musibah ini ada 16 Kecamatan dan 56 desa terdampak. Kebutuhan pengungsi dan para korban bencana banjir yaitu logistik berupa bahan pangan, kesehatan (medis dan obat-obatan), air bersih serta peralatan kebersihan.

“Selain posko Dapur Umum yang dirikan dan distribusi logistik tim medis dari LKC Dompet Dhufa Jateng juga hadir untuk memberikan layanan kesehatan bagi warga terdampak.  Tim medis  akan berada di wilayah terdampak Senin  (21/1) sampai Rabu (23/1) pekan ini sehingga warga dapat dengan mudah mengakses layanan kesehatan ditengah kondisi ini”, ujar drg. Imam Rulyawan MARS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *