#TipsFinancial Ramadhan

Financial-Planning

harta? Dan tidaklah perlu ditanya kepada orang-orang yg berdosa itu, tentang dosa-dosa mereka.”

Apa Bedanya Harta bagi Orang Beriman dan Tidak Beriman?

Islam bukan hanya agama, tetapi juga gaya hidup, begitulah kiranya kalimat yang tepat untuk bahasan kali ini. Agama Allah ini selain membahas kehidupan untuk masa yang kekal, juga telah membahas mengenai kehidupan yang sekarang sedang diarungi. Dalam agama Allah ini mengehendaki manusia agar pintar dan bijaksana dalam mengatur penggunaan harta, dalam konteks bahasan kali ini yaitu “uang”. Atau yang sering disebut dengan Financial planning (perencanaan keuangan).

Perencanaan Keuangan Syariah yakni proses untuk mencapai tujuan keuangan seseorang melalui manajemen keuangan yang hati-hati. Tujuan keuangan bisa termasuk membeli rumah, menabung untuk pendidikan anak atau merencanakan dana pensiun, melunasi atau mengambil hutang, optimalisasi pendapatan dengan berinvestasi serta distribusi kekayaan (termasuk Zakat, Infaq, Shadaqah).

dalam Al-Qur’an  telah ada penjelasan tentang bedanya harta orang yang beriman dan tidak.

Harta bagi orang beriman; (Al Kahfi 39)

“Dan mengapa kamu tidak mengucapkan tatkala kamu memasuki kebunmu “MAA SYAA ALLAH, LAA QUWWATA ILLAA BILLAH” (Sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Sekiranya kamu anggap aku lebih sedikit darimu dalam hal harta dan keturunan,

Harta bagi Org Tidak Beriman; (Al Qashash 78)

Karun berkata: “Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku”. Dan apakah ia tidak mengetahui, bahwasanya Allah sungguh telah membinasakan umat-umat sebelumnya yg lebih kuat daripadanya, dan lebih banyak mengumpulkan”

Orang beriman senantiasa mengingat bahwa harta adalah hanya titipan Allah, dan sebagian harta itu terdapat hak-hak orang lain. Sedangkan harta bagi orang yang tidak beriman dalam hal ini dicontohkan adalah Qorun menganggap apa-apa yang ada olehnya adalah karena usaha nya tiada yang lain. maka kesombongan ini maka Allah akan membinasakannya.

Bulan Ramadhan saatnya kita berlatih untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Bukan hanya ibadah langsung pada Sang Maha Kuasa, kitapun ingin beribadah dengan berbagi pada sesama.

Tahukah anda Beramal merupakan salah satu dari 10 keahlian dalam mengelola uang yang harus kita miliki ? Apabila Anda sudah berpenghasilan, melakukan kegiatan sosial pasti akan membuat hidup Anda lebih nyaman.

Bagaimana cara beramal dengan cerdas?  Simak berikut ini ya!

Dahulukan yang Wajib

Pada bulan Ramadhan ini, kita diwajibkan membayar zakat fitrah. Sudah disiapkan kan?. zakat fitrah adalah wajib bagi setiap muslim di muka bumi ini. zakat fitrah adalah salah satu penyempurna agama, karena ia adalah rukun Islam.

Membuat Perencanaan

Mencari kebaikan di bulan Ramadhan memang sangat dianjurkan. Namun, tetap harus direncanakan. Untuk zakat profesi usahakan disisihkan setiap bulan, meski pembayaran bisa saja dilakukan secara tahunan. Sedangkan, untuk zakat harta, sebaiknya diambil dari tabungan

Tidak berhutang

Beramal dengan cara berutang tentu saja sangat tidak disarankan. Bila penghasilan atau harta tidak mencapai nishab, maka zakat tidak wajib ditunaikan. Jika kemampuan finansial terbatas, beramal lah dengan kemampuan yang Anda miliki

Bayarkan lewat badan resmi

Khusus zakat harta, ada 8 golongan yang memang ditetapkan berhak untuk menerima. Bagi Anda yang ingin menunaikan zakat, sebaiknya membayar lewat badan amil yang resmi. Dompet Dhuafa Jawa Tengah adalah salah satu lembaga amil zakat yang resmi sahabat.. jadi bisa salurkan zhadaqah, zakat atau infaq di sini. Bahkan, jika Anda membayar lewat Dompet Dhuafa Jawa Tengah misalnya, pembayaran zakat bisa jadi komponen pengurang pajak penghasilan

Sekian hari ini.

Semoga Ramadhan kali ini ibadah kita diterima Allah, Live a Beautiful Life

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *