Zakat Bonus Akhir Tahun

Zakat Bonus Akhir Tahun

Mengenai Bonus Akhir Tahun
Bagi sebagian profesional akhir tahun menjadi momentum yang ditunggu-tunggu. Selain akhir tahun menjadi salah satu agenda berlibur bersama keluarga dan orang terdekat, setiap akhir tahun tentunya bonus menjadi hal yang tak terlewatkan untuk karyawan di sebuah perusahaan.

Pertanyaan yang muncul berkaitan dengan bonus akhir tahun dan zakat adalah “Apakah bonus akhir tahun wajib dikeluarkan zakatnya?” Atau mungkin dilanjutkan dengan sebuah pertanyaan “Jika iya, berapakah besaran zakat yang harus dikeluarkan untuk bonus akhir tahun?”

Bonus akhir tahun maupun bonus-bonus lainnya biasanya diberikan oleh perusahaan karena sebuah apresiasi untuk karyawan karena prestasinya maupun bonus yang dikeluarkan karena memang menjadi sebuah kebiasaan dari perusahaan itu sendiri.

Dalam hal ini bonus bisa dikategorikan sebagai penghasilan yang didapat oleh karyawan sehingga perhitungannya sama seperti Zakat Penghasilan. Jika bonus dijumlahkan dengan gaji dan telah mencapai nishab maka zakat wajib dikeluarkan atasnya.

Waktu yang Tepat Mengeluarkan Zakat
Zakat bisa dikeluarkan setiap kali menerima bonus. Dalam hal ini bonus apapun yang diterima dan apabila dijumlahkan dengan gaji telah mencapai nishab, maka wajib atasnya mengeluarkan zakat.

Nishab atau Batas Minimal Wajib Zakat Bonus Akhir Tahun
Nishab atau batas minimal wajib zakat bonus akhir tahun adalah 522 kg beras atau senilai Rp 5.220.000 (asumsi harga beras Rp 10.000/kg). Jadi apabila bonus yang diterima dijumlahkan dengan gaji telah mencapai angka Rp 5.220.000 maka sudah wajib dikeluarkan zakatnya.

Besaran Zakat yang Harus Dikeluarkan untuk Bonus Akhir Tahun
Pertanyaan selanjutnya berapakah jumlah zakat yang harus dikelurkan? Setelah akumulasi dari gaji dan bonus telah mencapai nishab maka wajib untuk mengeluarkan zakat sebesar 2,5%. Mari kita simak contoh perhitungan zakat yang harus dikeluarkan ketika mendapatkan bonus akhir tahun ataupun bonus-bonus lainnya.

Gaji : Rp 5.000.000
Bonus : Rp 5.000.000
Maka total penghasilan yang didapatkan adalah Rp 10.000.000.
Apakah sudah wajib dikeluarkan zakatnya?
Jawabnya iya, karena sudah melebihi nishab (Rp 5.220.000).
Zakat yang harus dikeluarkan adalah :
2,5% x Rp 10.000.000 = Rp 250.000

Bonus akhir tahun maupun bonus-bonus lainnya masuk dalam kategori penghasilan, maka jika telah mencapai nishabnya wajib dikeluarkan zakat setiap kali menerimanya. Zakat bisa menjadi pembersih harta sebelum digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Nah, sebelum tutup tahun sudahkan kita melakukan kewajiban zakat kita? Mari salaurkan zakat Anda melalui Dompet Dhuafa untuk nantinya dikelola menjadi program pemberdayaan kaum dhuafa. Sahabat bisa mengunjungi kalkulatorzakat.com untuk menghitung dan menyalurkannya secara online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *