KENDAL (7 Januari 2026) — Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam memberdayakan masyarakat berbasis potensi lokal, Dompet Dhuafa Jawa Tengah resmi membuka Program Jantara (Jaringan Tani Ternak). Kegiatan pembukaan ini dilaksanakan di Kabupaten Kendal dan ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Program bersama perwakilan dua kelompok mitra peternak binaan.
Program Jantara dirancang sebagai model penguatan jejaring tani ternak yang berorientasi pada peningkatan kapasitas, kemandirian ekonomi, serta keberlanjutan usaha peternakan rakyat. Melalui pendekatan pemberdayaan yang terstruktur, Dompet Dhuafa Jateng berupaya memastikan bahwa peternak tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga subjek utama dalam pengelolaan dan pengembangan usaha ternaknya.
Dalam rangkaian kegiatan pembukaan tersebut, turut diselenggarakan pelatihan teknis peternakan yang difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu penggemukan ternak, manajemen pakan, dan kesehatan domba. Pelatihan ini disampaikan langsung oleh Miftahul Huda, Manajer DD Farm Jawa Tengah, yang selama ini aktif mendampingi dan mengembangkan model peternakan berbasis komunitas di wilayah Jawa Tengah.
“Penguatan kapasitas teknis peternak menjadi fondasi penting dalam program Jantara. Dengan pemahaman yang baik terkait pakan, penggemukan, dan kesehatan ternak, peternak diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kualitas ternak secara berkelanjutan,” ujar Miftahul Huda dalam sesi pelatihan.
Pelatihan ini diikuti oleh sepuluh mitra peternak, yang terdiri dari lima peternak asal Desa Tamanrejo, Kabupaten Kendal, dan lima peternak dari Desa Tolokan, Kabupaten Semarang. Seluruh peserta merupakan peternak aktif yang akan menjadi bagian dari jejaring Jantara dan mendapatkan pendampingan program secara berkelanjutan.
Melalui Program Jantara, Dompet Dhuafa Jateng menargetkan terbentuknya ekosistem tani ternak yang saling terhubung, berdaya saing, dan mampu menopang kesejahteraan peternak rakyat. Program ini juga diharapkan dapat memperkuat rantai nilai peternakan lokal, sekaligus menjadi salah satu penopang utama penyediaan ternak berkualitas dari peternak binaan.
Ke depan, Jantara akan terus dikembangkan melalui pendampingan rutin, pelatihan lanjutan, serta integrasi dengan program-program pemberdayaan lainnya. Dengan semangat kolaborasi dan kemandirian, Dompet Dhuafa Jateng optimistis Program Jantara dapat menjadi langkah nyata dalam membangun peternakan rakyat yang berdaya, berkelanjutan, dan membawa manfaat luas bagi masyarakat.



