Skip to content

Paket Schoolkidz Hadir untuk Anak-anak, Dompet Dhuafa Bersama Komunitas UNS dan UMS Perkuat Dukungan Pendidikan

gramedia kerjasama dengan dompet dhuafa jawa tengah

SURAKARTA – Setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan kesempatan belajar dan tumbuh dengan dukungan yang layak. Namun, keterbatasan ekonomi maupun kondisi keluarga terkadang membuat pemenuhan kebutuhan perlengkapan sekolah menjadi tantangan tersendiri. Melihat kebutuhan tersebut, Dompet Dhuafa Jawa Tengah bersama komunitas turut menghadirkan dukungan melalui penyaluran berupa Gramedia Schoolkidz.

Pada Ahad (20/9/2026), penyaluran bantuan Schoolkidz dilaksanakan di dua lokasi, yakni bersama Komunitas UNS di YPAC Surakarta dan bersama Komunitas UMS di Desa Jenalas, Kabupaten Sragen. Kolaborasi ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak yang membutuhkan.

Penyaluran pertama dilakukan oleh Dompet Dhuafa bersama Komunitas UNS di YPAC (Yayasan Pembinaan Anak Cacat) Surakarta, yang berlokasi di Jalan Slamet Riyadi No. 364, Penumping, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta.

Sebanyak 20 paket Schoolkidz disalurkan kepada penerima manfaat di lingkungan YPAC. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah sekaligus mendukung aktivitas belajar anak-anak penerima manfaat.

Kebutuhan perlengkapan belajar mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi sebagian keluarga, pemenuhannya dapat menjadi beban tambahan. Kehadiran Schoolkidz diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan tersebut sehingga anak-anak dapat menjalani aktivitas belajar dengan perlengkapan yang lebih memadai.

Penyaluran kemudian dilanjutkan bersama Komunitas UMS di Desa Jenalas, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Desa Jenalas, Samping Kantor Kelurahan, Dusun 1, Jenalas.

Sebanyak 30 paket Schoolkidz disalurkan kepada anak-anak dari keluarga yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah sekaligus memberikan semangat kepada anak-anak untuk terus belajar dan mengejar cita-cita.

Bagi anak-anak, perlengkapan sekolah bukan sekadar benda yang digunakan untuk belajar. Buku, alat tulis, dan berbagai kebutuhan sekolah menjadi bagian dari perjalanan mereka dalam menuntut ilmu. Dukungan kecil yang diberikan hari ini diharapkan dapat menjadi penyemangat agar mereka tetap memiliki motivasi untuk belajar.

Penyaluran di dua lokasi tersebut menjadi gambaran bahwa dukungan terhadap pendidikan dapat dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak. Dompet Dhuafa bersama komunitas UNS dan UMS berupaya menghubungkan kepedulian dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Melalui sinergi tersebut, sebanyak 50 paket Schoolkidz berhasil disalurkan kepada penerima manfaat. Sebanyak 20 paket diberikan melalui kolaborasi bersama Komunitas UNS di YPAC Surakarta, sementara 30 paket lainnya disalurkan bersama Komunitas UMS di Desa Jenalas, Sragen.

Kolaborasi antara lembaga sosial dan komunitas menjadi bagian penting dalam memperluas kebermanfaatan program. Dengan adanya sinergi, dukungan pendidikan dapat menjangkau lebih banyak anak dan keluarga yang membutuhkan.

Dompet Dhuafa Jawa Tengah terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang mendukung pendidikan masyarakat melalui pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) secara amanah. Program pendidikan menjadi salah satu bentuk ikhtiar untuk memastikan keterbatasan ekonomi tidak menghalangi anak-anak dalam memperoleh kesempatan untuk belajar.

Lebih dari sekadar bantuan perlengkapan sekolah, Schoolkidz yang disalurkan diharapkan menjadi pesan bahwa masih banyak pihak yang peduli terhadap perjalanan pendidikan mereka. Setiap paket yang diterima membawa harapan agar anak-anak tetap bersemangat membuka buku, belajar, dan mempersiapkan masa depan.

Semoga bantuan yang telah disalurkan dapat memberikan manfaat bagi 50 penerima manfaat di YPAC Surakarta dan Desa Jenalas, Sragen. Semoga sinergi Dompet Dhuafa bersama komunitas UNS dan UMS dapat terus terjalin dan menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas di bidang pendidikan.

Satu paket perlengkapan belajar mungkin terlihat sederhana, tetapi di tangan seorang anak, ia bisa menjadi bekal untuk menulis cita-cita dan membuka jalan menuju masa depan.