SEMARANG β Dompet Dhuafa (DD) Jawa Tengah menyalurkan dana amanah donatur melalui program pemberdayaan ekonomi dengan memborong seluruh dagangan milik pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) penyandang disabilitas di kawasan Jalan Untung Suropati (Suratmo), Semarang Barat, pada Selasa (3/3/2026). Selain memborong habis barang dagangan hari itu, DD Jateng juga memberikan bantuan tambahan modal usaha kepada Bapak Tarsono untuk memperkuat kapasitas produksi dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Kegiatan ini merupakan bentuk intervensi dan dukungan nyata DD Jateng terhadap kelompok rentan, khususnya pelaku usaha kecil dhuafa yang terus berupaya mandiri secara ekonomi. Bapak Tarsono dan sang istri, yang keduanya merupakan penyandang tunanetra, telah menjalankan usaha penjualan keripik dan makanan ringan kering ini selama kurang lebih 6,5 tahun.
Setiap harinya, Bapak Tarsono berjualan mulai pukul 15.00 hingga 22.00 WIB dengan kisaran harga produk Rp15.000 hingga Rp20.000 per bungkus. Dalam operasional kesehariannya, beliau sering dibantu oleh anak bungsunya yang masih duduk di bangku kelas 3 Sekolah Dasar (SD) untuk menuntun jalan. Penjualan harian keluarga ini terbilang fluktuatif, berkisar antara satu hingga tiga bungkus per hari, dan tidak jarang tidak ada barang yang terjual sama sekali, terutama saat kondisi cuaca hujan.

Sebelum mencapai titik kemandirian ini, keluarga Bapak Tarsono pernah menghadapi masa krisis ekonomi selama dua tahun dan terlilit hutang untuk memenuhi kebutuhan dasar. Meskipun berada dalam kondisi fisik yang terbatas dan situasi ekonomi yang menekan, Bapak Tarsono menolak untuk mengemis dan memilih berjuang melalui jalur wirausaha.

Melalui penyaluran bantuan modal dan aksi borong dagangan ini, DD Jateng mengimplementasikan komitmennya dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk mengentaskan kemiskinan dan menjaga martabat (hifdzul ‘irdh) para mustahik. Bantuan ini ditargetkan dapat menjadi katalisator bagi pengembangan usaha Bapak Tarsono ke depannya.
DD Jateng berharap inisiatif ini tidak hanya meringankan beban operasional harian keluarga Bapak Tarsono, tetapi juga memberikan suntikan moral agar mereka terus bersemangat dalam berusaha. Program ini sekaligus menjadi bukti nyata dari keberkahan amal jariyah para donatur yang telah mempercayakan amanahnya melalui lembaga Dompet Dhuafa.





